Peaceful Moko Hill AKA Bukit Moko Bandung!

Terhitung sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak sampai SMA saya sudah tidak bisa menghitung berapa kali saya berwisata kekota ini.

Jarak yang hanya 140 Km dari Jakarta, kota Bandung ini menjadi tujuan utama setiap tahun untuk berwisata saat kenaikan kelas.

Jangan coba menyuruh saya menghitung pula kenangan yang hinggap di tiap tempatnya, itu sungguh satuan hitung yang tak terhingga banyaknya.

Meski bertag-line Bandung Lautan Api, kota ini sejuk mengarah dingin, justru udara yang adem itulah yang membuat plat B ramai-ramai menuju kesana saat musim liburan.

Peaceful Moko Hill

Halaman luas Waroeng Daweung.

Jika sebelumnya saya biasa menggunakan kereta api atau bus besar, kali ini saya diajak untuk roadtrip ke bandung dengan sepeda motor.

Traveling dengan sepeda motor memang mempunyai banyak keuntungan.

Kebetulan tujuan saya dan mas Fahmi adalah bukit yang tingginya 1.500 mdpl yang hanya bisa di tempuh dengan sepeda motor dikarenakan Pajero Sport impian yang masih langgeng diperedarannya (dan belom kuat kebeli).–”

Peaceful Moko Hill

Saung yang terletak dibawah warung.

Baca Juga : Si Unik Tang Kuan Hill Top, Songkhla Thailand

Bukit ini terletak di daerah sekitar terminal Cicaheum, naik ke atas arah Padasuka lurus terus sampai Caringin tilu naik lagi hingga bukit tertinggi, nah disanalah bukit Moko berada.

Jalannya memang agak berbatu dan ekstreme ditambah permukaan yang terjal/curam disarankan untuk berhati-hati.

Di puncak bukit tersebut hanya ada satu-satunya warung, yang dinamakan Waroeng Daweung.

Dari halaman luas warung tersebut kita bisa melihat pemandangan dan landscape kota Bandung secara keseluruhan, menu dan harga yang terjangkau juga menambah rasa nyaman ditempat ini.

BACA JUGA :  Hat Yai, Thailand rasa Hindi ;')

Saran baik dari saya, jika memang ingin menghabiskan waktu tanpa hingar-bingar Nightlifenya Bandung lebih baik mampir kesini, agak butuh sedikit perjuangan memang tapi menurut saya itu seimbang .

Baca Juga : Dihipnotis Bandung Dalam 2 Bulan

 

Peaceful Moko Hill

Landscpe kerennya kota Bandung.

Baca Juga : #LiburanDiYogya : Punthuk Setumbu, Untuk Sunrise

Warung Daweung dibuka 24jam setiap harinya, andai tempat seperti ini ada di Jakarta saya pasti sering berkunjung.

Saya penasaran bagaimana malamnya Bukit Moko saat fullmoon atau hujan meteor mungkin, langitnya pasti tambah cantik dan terang, tapi bukan bermaksud menyaingi film Meteor Garden loh.

Heheee!

You may also like

3 Comments

  1. Bukit mokonya keren, tapi hati-hati jangan terjebak oleh tukang parkir yang memeras anda. Jika dia meminta uang parkir mobil 20 ribu atau lebih, tolak saja dan bilang harga tsb tidak masuk akal. 10 ribu juga udah kemahalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *