“Kita hanya bisa memahami keajaiban hidup secara penuh ketika membiarkan yang tak terduga untuk terjadi.” ― Paulo Coelho

Bangsa ini rasanya tidak pernah kehabisan stock keajaiban, mau mencari keajaiban semacam apa?! Bangsa ini punya. Gunungnya, lautnya, bukitnya, banyak menyimpan beribu keajaiban yang sulit diterima akal sehat, namun tidak ada yang dapat menyangkal jawaban tersebut. Dan akhirnya saya memiliki kesempatan untuk melihat salah satu keajaiban negeri ini, akhirnya saya bisa ke Candi Prambanan.
Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
( bukan foto Prewedding)
Sejarah tentang Candi Prambanan hingga kini masih menjadi misteri, entah bagaimana candi yang begitu luas ini dibangun. Sampai saat inipun belum ada catatan resmi tentang pembangunan Candi Prambanan. Saya pribadi dan saya yakin kalianpun pasti lebih hafal dengan sebuah legenda yang menceritakan Candi Prambanan ini dibangun dalam waktu satu malam oleh Bandung Bondowoso dengan bantuan para jin, sebagai syarat dari Loro Jonggrang untuk menikahinya.

 

Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Rekonstruksi Candi masih terus dilakukan

 

Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Namun pengunjung masih terus berdatangan ke Candi Prambanan
Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Relief dinding yang menceritakan kisah Ramayana

 

Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Terlihat mana yang batu asli candi dan hasil rekonstruksi
Namun usaha Bandung Bondowoso untuk membangun 1000 candi gagal karena Loro Jonggrang yang tidak ingin dinikahinya secara cerdik meminta para gadis untuk menumbuk alu sehingga ayam jantan berkokok dan para jin kabur ketakutan mengira hari telah pagi. Bandung Bondowoso yang marah lalu mengutuk Loro Jonggrang untuk menjadi candi yang keseribu. Sementara 999 candi lainnya kini dikenal sebagai Candi Sewu (sewu = seribu).
Candi Prambanan dibangun antara abad ke-8 dan 10 yang dapat dijadikan sebagai tanda kembalinya kejayaan Dinasti Sanjaya setelah selama seabad Dinasti Syailendra yang berkuasa. Pada masa kejayaannya, Candi Prambanan digunakan sebagai tempat para raja berdoa. Candi Prambanan ditemukan kembali oleh C.A. Lons pada tahun 1733 ketika keadaannya sungguh mengenaskan. Bangunannya telah banyak yang runtuh dan tertutup semak belukar. Lalu pada tahun 1885 Jr. JW Yzerman, Dr Groneman dan Th Van Erp mencoba mengumpulkan bagian-bagian candi. Usaha pemugaran candi terus berlanjut hingga akhirnya selesai pada tahun 1982.
Candi Prambanan memiliki tiga buah candi utama, yaitu Candi Siwa, Candi Brahma, dan Candi Wisnu sebagai lambang Trimurti dalam agama Hindu. Terdapat pagar langkan yang dihiasi dengan relief kisah Ramayana yang dapat kita nikmati bila kita ber-pradaksina, yaitu berjalan mengelilingi candi dengan pusat candi berada di sebelah kanan kita (atau dengan berjalan searah dengan jarum jam).
Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Ciri dari batu rekonstruksi diberi tanda seperti ini
BACA JUGA :  Tips Menikmati Liburan Imlek Versi Putrinyanormal

 

Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Kami datang ketika Candi dipenuhi oleh para murid SMP dari Tegal dan Sukabumi *lautan oranye*

 

Akhirnya Bisa Ke Candi Prambanan
Penampakan candi dari kejauhan
Ketiga candi utama menghadap ke timur dan masing-masing memiliki candi pendamping yang menghadap ke barat. Candi pendamping untuk Candi Siwa adalah Nandini (lembu betina), Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Adapun ketiga hewan ini dikenal sebagai kendaraan Dewa Trimurti (ingat patung Garuda Wisnu Kencana?). Selain itu juga terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Ketika kami datang, Candi Prambanan sedang dipenuhi oleh anak-anak SMP dari Tegal dan Sukabumi yang sama-sama berseragam Oranye. Guidenya kemana, merekanya kemana hahhaa ya semoga mereka ketika semakin dewasa nanti bisa lebih tertarik dan sadar akan sejarah serta keajaiban Candi Prambanan ini. Sadar kalau yang membangun candi ini jauh lebih jenius dari kecerdasan manusia yang hidup dijaman ini.

You may also like

11 Comments

  1. Kamu mesti nyobain ikut paket makan malam dan liat sendratari ramayana kalo malam. Dijamin pasti suka suka dan suka

  2. Benar banget paragraf terakhir! Kita di zaman sekarang merasa modern dan terdepan karena ada teknologi, tetapi mereka jenius dan berhasil menciptakan mahakarya di tengah keterbatasan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.